Adinegoro Artwork Studio

All about design.

Desktop Themes

All about desktop themes, rainmeter, skins, ETC.

Design Service

I'll design all kind of things by request.

Knowledge

All kind of knowledge.

Just Words

Just some of beautiful words.

Wednesday, April 9, 2014

ISLAM di masa Rasulullah Muhammad SAW

A. Periode Makkah

1.      Letak Kota Makkah

Kota Mekkah terletak di perut lembah,yang dikelilingi oleh bukit-bukit dari segala arah, dari sebelah timur membentang bukit Abu Qubais (Jabal Abu Qubais) dan dari barat dibatasi oleh dua bukit (gunung) Qa’aiqa’ dan keduanya berbentuk bulan sabit mengelilingi perkampungan Mekkah. Dan dikenal bagian yang rendah dari lembah tersebut dengan Al-Bathhaa’ yang ada padanya Ka’bah dan dikelilingi oleh rumah-rumah orang Quraisy, sedangkan bagian yang tinggi dikenal dengan Al-Mu’alaah dan pada bagian ujung-ujung kedua bukit yang berbentuk bulan sabit tersebut dibangun rumah-rumah sederhana milik orang Quraisy Dzawaahir yaitu orang-orang pedalaman (A’rob) Quraisy yang miskin dan merupakan serdadu-serdadu perang. Akan tetapi mereka ini di bawah kaum Quraisy Bathhaa’ (yang tinggal di Bathhaa’) dalam kebudayaan, kekayaan dan martabatnya. (lihat As Siroh An Nabawiyah As Shahihah oleh Akrom Dhiya’ Al Umary hal: 1/77).

2.      Watak dan Perilaku Masyarakat Makkah

Makkah adalah lembah yang sangat tandus kondisi geografis seperti inilah berpengaruh besar dalam membentuk sikap dan watak masyarakatnya. Pada umumnya penduduk Makkah bertempramen buruk dan tidak mampu berpikir secara mendalam.
Ditambah dengan sistem politik di Makkah, yang dilakukan oleh pemuka-pemuka kaum Qurays untuk mempertahankan jabatan, kedudukan atau kekuasaan mereka. Sehingga hal itu juga berpengaruh pada watak dan perilaku mereka yang cenderung lebih agresif, egois, keras kepala serta tidak mudah bagi mereka untuk dapat menerima pendapat atau keyakinan orang lain.

3.      Muhammad adalah Nabi

Nabi Muhammad menerima wahyu pertamanya menjelang usia beliau yang ke-40 tahun. Seperti biasanya yang Nabi lakukan, Nabi terbiasa pada setiap tahun menyisihkan sebagian waktunya untuk melakukan tahannus di Gua Hira, yang berjarak beberapa kilometer di utara kota Makkah. Dan pada tanggal 17 Ramadhan tahun 611 M ( berdasar pendapat yang paling banyak digunakan ), seperti biasa Nabi melakukan tahannus di Gua Hira dan pada saat itulah muncul malaikat Jibril dan menyampaikan wahyu Allah yang pertama.
Dengan turunnya wahyu pertama itu juga sekaligus menunjukan bahwa Muhammad telah dipilih atau lebih tepatnya diangkat oleh Allah sebagai Nabi, namun dalam wahyu pertama ini ada perintah untuk mendakwahkan risalah yang didapatnya.
Setelah wahyu pertama itu datang, Jibril tidak lagi muncul lagi untuk beberapa lama sementara nabi Muhammad menantikannya dan selalu datang ke Gua Hira. Dalam keadaan menanti itulah turun wahyu yang membawa perintah kepadanya, wahyu itu berbunyi sebagai berikut : “ Hai orang yang berselimut, bangun dan beri ingatlah. Hendaknya engkau besarkan Tuhanmu dan bersihkanlah pakaianmu tinggalkanlah perbuatan dosa, dan janganlah engkau memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu bersabarlah.” (al muddatstsir : 1-7).
Setelah turunnya wahyu itu, juga sekaligus menjadi perintah bagi Nabi untuk mulai berdakwah.

4.      Perkembangan Islam di Periode Makkah

Sebelum masa masuknya Islam kebanyakan kaum Arab beribadat dengan cara melakukan penyembahan berhala dan mereka menjadikan Ka’bah sebagai pusat peribadatan mereka, hal tersebut bisa dikatakan sudah cukup lama berlangsung sampai akhirnya Nabi Muhammad datang dan membawa keyakinan lain yaitu ketauhidan.
Tentunya hal tersebut tidak semerta-merta dapat dengan mudah diterima bahkan ditolak habis-habisan oleh kaum kafir Quraisy. Banyak alasan bagi mereka untuk menolak keyakinan yang dibawa oleh Nabi Muhammad tersebut, salah satunya adalah apa yang mereka yakini adalah sesuatu  yang telah lama mengakar dan menjadi keyakinan mereka serta nenek moyang mereka. Sehingga keyakinan tersebut sudah tertanam kuat dalam keyakinan mereka. Para pemahat serta penjual atau patung merasa datangnya Islam akan menghalangi mata pencaharian mereka. Karena tentunya jika Islam menyebar maka mereka akan kehilangan mata pencaharian mereka, yang mana sangat bergantung pada apa yang diyakini masyarakat pada masa itu. Kemudian kaum Quraisy juga tidak setuju dengan seruan Nabi Muhammad Saw. tentang persamaan hak antara hamba sahaya  dan bangsawan. Intinya Nabi Muhammad Saw. ingin menghapuskan sistem perbudakan yang telah lama berjalan kaum Quraisy juga menolak ajaran tentang kebangkitan dan pembalasan hari akhir.
Karena reaksi keras dari kaum Quraisy itulah yang tentunya menghambat dakwah nabi Muhammad Saw. karena tentunya akan beresiko sekali dan bahkan mengancam keselamatan dan nyawa Nabi sehingga pada akhirnya Nabi harus melakukan sistem dakwah yag lain. Dakwah  Nabi  Muhammad Saw. dilakukan dengan dua cara pertama yaitu dengan cara sembunyi-sembunyi dan terbatas.

5.      Periode Dakwah dengan Cara Rahasia dan Diam-diam

Awalnya Rasulullah berdakwah secara diam-diam di lingkungan  sekitarnya sendiri dan dikalangan rekan-rekan, orang yang pertama kali manerima serta mengikuti dakwahnya. Mula-mula istri Rasul sayyidatina Khadijah kemudian disusul imam Ali yang sekaligus juga menjadi pemeluk agama Islam termuda, imam Ali memeluk agama Islam pada usianya yang ke-10 tahuN. Kemudian disusul oleh Abu Bakar , Zaid, Ummu Aiman  dan lain-lain. Dengan dakwah secara diam-diam ini belasan orang telah menyatakan diri memeluk agama Islam. Setelah beberapa lama dakwah tersebut dilaksanakan secara individual, turunlah perintah agar Nabi melakukan dakwah secara terang-terangan.

6.      Periode Dakwah dengan Terang-terangan dan Terbuka

Setelah  beberapa lama melakukan secara sembunyi-sembunyi turunlah perintah atau firman untuk melakukan dakwah secara terbuka dan terang-terangan:
“Dan berilah peringatan kepada kaum kerabatmu yang terdekat.”(Asy-Syu’araa).
Dengan datang atau turunnya perintah itu Nabi mulai berdakwah secara terang-terangan, mula-mulanya nabi mengundang dan menyeru pada kerabat karibnya dari Bani Abdul Muthalib, tapi mereka semua menolak kecuali Ali.
Langkah berikutnya yang ditempuh Nabi adalah mulai menyeru pada masyarakat umum. Maka Rasulullah naik ke bukit Shafa dan memanggil orang Makkah, beliau bersabda “Bagaimana bila aku mengatakan pada kalian bahwa dilembah sana ada seekor kuda yang akan menyerang kalian, apakah kalian akan mempercayai apa yang saya ucapkan?” mereka menjawab “ ya , kami percaya karena kami belum pernah mendapatkan engkau berdusta” maka Rasulullah bersabda “Ketahuilah bahwa sesungguhnya aku memberi peringatan kepada kalian tentang siksa yang sangat pedih”. Lalu Rasul mengajak mereka untuk beriman kepada Allah.[2]
Pada masa dakwah secara terang-terangan inilah Nabi mendapatkan perlakuan yang buruk dari umatnya. Karena setelah dakwah terang-terangan itu, pemimpin Quraisy mulai berusaha menghalangi dakwah Rasul. Karena mereka juga melihat semakin bertambahnya jumlah pengikut Nabi, maka mereka pun semakin keras melancarkan serangan-serangan, baik pada Nabi ataupun pada para pengikut Nabi.
Berbagai cara dilakukan oleh pemuka-pemuka kaum Quraisy agar Nabi menghentikan dakwahnya, saat itu mereka tidak berani melukai Nabi karena perlindungan dari pamanya Abi Thalib yang sangat disegani dikalangan masyarakat saat itu. Para pengikut Nabi yang juga termasuk kalangan bangsawan terselamatkan dari siksa kaum Quraisy saat itu, dan bagi mereka yang tidak memiliki perlindungan, harus menahan siksa yang pedih dari kaum Quraisy saat itu. Nabi juga mendapatkan jalan buntu dalam dakwahnya. Intinya Nabi dan para pengikutnya mendapat hambatan serta siksaan baik secara fisik dan mental dari kaum Quraisy saat itu. Sehingga kemudian Nabi memutuskan untuk menyebarkan dakwahnya di wilayah lain dengan harapan dakwahnya akan berkembang dengan pesat alasan lainnya adalah untuk menghindari serangan dari pemuka-pemuka Quraisy saat itu.

7.      Nabi Berdakwah ke Thaif

Setelah penyiksaan dan semua perlakuan yang didapat oleh Nabi dari kaum Quraisy di Makkah, Nabi kemudian berusaha menyebarkan Islam ke luar kota dengan harapan dakwah Nabi akan mendapatkan reaksi yang berbeda dari yang diterima Nabi di kota Makkah.
Namun ternyata harapan dan perkiraaan Nabi salah besar, ketika Nabi memutuskan untuk menyebarkan Islam di Thaif, reaksi yang didapat sama dengan reaksi yang biasa nabi dapat di Makkah. Di Thaif Nabi diejek, disoraki, dan dilempari batu, akhirnya Nabi memutuskan kembali ke Makkah. Sampai-sampai ketika Nabi berjalan kembali ke Makkah orang Thaif membuntuti Nabi sambil melemparinya dengan batu sampai terluka di bagian kepala dan badannya. Ternyata apa yang diharapkan dan perkirakan  Nabi tidak terwujud dan ini semakin menyurutkan semangat Nabi, karena Nabi juga telah mengalami peristiwa yang cukup menyedihkan yaitu meninggalnya dua sosok penting dalam hidupnya yaitu pamanya Abu Thalib dan juga istrinya sayyidatina Khadijah.

B.     Periode Madinah

Jibril datang menemui Rasulullah dan mengabarkan kepadanya tentang kesepakatan kaumnya. Dia menyuruh Rasulullah untuk segera hijrah. Orang-orang kafir berkumpul di sekeliling rumah rasulullah. Kemudian Rasulullah keluar sanmbil menebarkan debu di atas kepala mereka yang membuat mereka pingsan.[3]
Peristiwa pengepunan itulah yang menandai awal pergerakan (hijrah) Nabi menuju Madinah. Di kala kaumnya sudah benar-benar menentang dan ingin mebunuh Nabi, sebagi bukti tanda penolakan kan kebenaran yang dibawah oleh Nabi. Maka dimulailah hidup baru oleh umat Islam dengan harus hijrah.

1.      Aspek Sosial Kemasyarakatan

Berbeda dengan Makkah, Madinah senantiasa mengalami perubahan sosial yang meninggalkan bentuk kemasyarakatan absolut model badui. Kehidupan sosial Madinah secara berangsur-angsur diwarnai oleh unsur kedekatan ruang daripada oleh sistem kekerabatan. Madinah juga memiliki sejumlah warga Yahudi, yang mana sebagian besarnya lebih simpatik terhadap monotheisme.[4]
Penduduk Madinah yang terdiri dari kaum Muhajirin, Anshar, dan nonmuslim tersebut, merupakan sebuah keberagaman yang ada pada masa lalu dan sudah menjadi suatu hal yang tidak bisa lagi dipungkuri eksistensinya. Tapi bukan hal itu yang akan digaris bawahi, yang terpenting adalah jiwa sosialis masyarakat madinah sangat tinggi. Ini terbukti dari persaudaraan yang tinggi dan sangat kokoh. Tidak ditemukan konflik karena masalah perbedaan. Kalaupun ada masalah itu dengan cepat segara terselesaikan, karena nabi sangat bijak dalam hal itu dan sangat hati-hati terhadap peletakan sebuah nilai kemasyarakatan.
Nabi berhasil membentuk sistem yang luar biasa bagus. Masyarakat Madinah merasa bahwa dirinya itu satu. Maka dari itu, apabilah ada satu yang sakit maka yang lain turut merasakan. Hal ini lebih khusus lagi pada umat Muslim sendiri, di mana sudah menjadi kewajiban di setiap Muslim sebagaimana dalam riwayat Nabi seringkali memerintahkannya.
Ada beberapa teradisi yang yang perlu digaris bawahi:
  • Silaturahim yang membudaya
  • Gotongroyong sering diadakan demi kepentingan bersama
  • Kepedulian yang tinggi, mengunjungi orang yang sedang sakit atau yang terkena musibah.

2.      Aspek Politik Pemerintahan

Selain menjadi pemimpin agama Islam, Nabi Muhammad juga menjadi pemimpin pemerintahan. Kalau sekarang beliau selayaknya sebagai presiden. Nabi terkenal dengan kebijaksanaannya dalam menjalankan roda pemerintahan. Kepentingan umum lebih dikedepankan dari kepentingan-kepentingan yang lain.
Adapun sistem pemerintahan yang digunakan Nabi yaitu sistem musyawarah dan demokrasi dan yang terpenting adalah perkara diputuskan dengan seadil-adilnya. Sehingga Golongan yang berbeda merasa tenang karena tidak ada diskriminasi. Mereka bisa hidup berdampingan tanpa ada permusushan dengan yang lain. Keberagaman yang ada tidak menjadi persoalan, justru mengkokohkan solidaritas di antara mereka. beberapa sumber mengatakan bahwa saat itu, jika ada perkara diantara individu atau kelompok yang bukan muslim, dikatakan bahwa Rasulullah memutuskan perkara di antara mereka dengan hukum agama (keyakinan) yang mereka peluk, bukan dengan hukum islam.
Memang pada kebijakan politik yang pertama oleh Nabi adalah bagaimana menghapus prinsip kesukuan dan mempererat persatuan. Nabi benar-benar mencurahkan perhatiannya untuk masyarakat, sehingga berhasil mendamaikan antar suku Auz dan Khazraj.
Perlu diketahui ada beberapa strategi yang dilakukan Rasulullah, dalam rangka memperkokoh masyarakat dan negara baru yang telah terbentuk. Adapun strategi yang dilakukan adalah sebagai berikut:

a.      Pembangunan masjid

Masjid di zaman Nabi, selain berfungsi sebagai tempat ibadah, juga sebagi tempat mempersatukan kaum Muslimin, musyawarah, bahkan menjadi pusat pemerintahan. bahkan ada yang mengatakan bahwa pada saat itu, non-muslim juga diperbolehkan masuk ke masjid dan berdiskusi. dengan kata lain fungsi masjid saat itu jauh berbeda dengan fungsi masjid saat ini yang kebanyakan hanya dijadikan tempat untuk beribadah dan berdakwah.
  1. a.      Ukhuwah islamiyah, persaudaraan sesama Muslim.
Hal ini dilakukan oleh Nabi, agar persaudaraan mereka kuat dan menjadikan gebrakan yang baru, bahwa persaudaraan itu tidak hanya terjadi karena ada hubungan darah. Akan tetapi antar agama dapat terjadi juga.
Agar stabilitas masyarakat dapat diwujudkan, Nabi mengadakan perjanjian dengan non-Muslim. Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa masyarakat Madinah beragam, maka langkah iniloh yang dilakukan oleh Nabi, diharapkan tidak ada yang merasa diskriminasi. Dari sinilah kemudian muncul nama Piagam Madinah.

b.      Kemiliteran

Nabi adalah pemimpin negara tertinggi tentara Muslim. Beliau turut terjun dalam 26 atau 27 peperangan dalam ekspedisi. Bahkan Nabi sendiri yang memimpin beberapa peperangan yang besar misalnya, perang Badar, perang Uhud, perang Khandaq, perang Hunayn dan dalam penaklukkan kota Makkah. Adapun peperangan ekspedisi yang lebih kecil pimpinan diserahkan kepada para komandan yang ditunujuk oleh Nabi.[6]
Di kala itu, peraturan kemiliteran belum dikenal. Akan tetapi moralitas dan kedisiplinan yang tinggi membuat mereka tertata di bawah satu komando yaitu Nabi. Ketika ingin menghadapi peperangan Nabi kerapkali mengundang para sahabat (Tokoh-tokoh) untuk berdiskusi mengenai hal tersebut.
Dalam perkembangannnya pasukan kemiliteran umat Islam makin meningkat. Pada awalnya pasukan umat Islam hanya berjumlah 313 pejuang. Hingga pada perang terakhir di Uhud, pasukan umat Islam sudah mencapai 30.00 pejuang. Para pejuang tersebut memiliki keahlian yang cukup baik dan disiplin yang tinggi.

c.       Dakwah

Proses penyebaran agama Islam di Madinah tentunya memiliki perbedaan dengan sistem yang telah diterapkan oleh Nabi sebelumnya. Pada periode Madinah Nabi memiliki sedikit kemudahan dalam mengenalkan Islam. Itu dikarenakan masih banyak penduduk Madinah yang menganut agama samawi. Dapat kita lihat ketika Nabi memasuki Madinah, beliau mendapat penyambutan yang luar biasa dari masyarakat.
Ada beberapa strategi dakwah yang dilakukan oleh Nabi, yaitu sebagai berikut:
  • Membina masyarakat Islam melalui pertalian persaudaraan antara kaum Muhajirin dengan kaum Anshar
  • Memellihara dan mempertahankan masyarakat Islam
  • Meletakkan dasar-dasar politik ekonomi dan sosial untuk masyarakat Islam.
Dengan diletakannya dasar-dasar yang berkala ini masyarakat dan pemerintahan Islam dapat mewujudkan nagari “ Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur “ dan Madinah disebut “ Madinatul Munawwarah”.[7]
Dari sistem yang telah diterapkan Nabi tersebut, hampir tidak mendapat penolakan dari masyarakat Madinah, karena nilai-nilai yang diletakkan Nabi bersifat universal, walau pada hakikatnya nilai-nilai tersebut termaktub dalam Islam. Contohnya berbuat adil, saling menolong, larangan curang dalam berdagang, dan lai-lain.
Perkembangan Islam juga tidak terlepas dari peranan moral Nabi yang begitu mulia dan sangat bijak dalam memutuskan sebuah perkara. Sehingga tidak sedikit kasus yang telah diselesaikan. Bahkan ketika ada perselisihan antar suku, Nabi selalu mendapat undangan untuk memberikan jalan keluar.

3.      Kondisi Perekonomian Madinah

Kekayaan Madinah nyaris secara keseluruahan terkonsentarasi di tangan orang-orang Yahudi. Jadinya orang-orang Arab (Anshar) hidup dalam kemiskinan dan kekurangan selama bertahun-tahun. Salah satu alasan mengapa mereka begitu miskin adalah dikarenakan harus memabayar bunga pinjaman mereka yang cukup tinggi kepada orang-orang yahudi.[8]
Kaum Anshar memang berada dalam lembah kemiskinan, akan tetapi Kaum Muhajirin lebih miskin lagi. Karena mereka hijrah tanpa membawa harta benda, barang berharga ditinggalkan di Makkah. Semakin hari kehidupan kaum Muhajirin memprihatinkan. Pada perjanjian awal kaum Muhajirin harus membantu untuk bercocok tanam, namun mereka tidak berpengalaman dalam hal itu, sehingga mereka harus bekerja sebagai buruh kasar di kebun milik orang Yahudi dan Ansar. Misalnya menebang pohon, menyiram pohon, dan lain-lain.
Nabi kemudian memberikan solusi kepada kaum Muhajirin untuk dipersaudarakan dengan kaum Anshar. Mereka harus saling membantu dan bekerja sama. Peristiwa ini terjadi selang beberapa bulan kedatangan Nabi di Madinah. Ada beberapa orang yang dipersaudarakan, di anataranya sebagai berikut:
  • Amar bin Yasir (Muhajirin) dengan Huzaifah al-yamani (Anshar)
  • Abu bakar dengan Kharjah bin Zaid
  • Utsman bin Affan dengan ‘Aus bin Sabit
  • Umar bin Khattab dengan Utbah bin Malik
  • Abu Dzar al-Ghiffari dengan al Mundzir bin Amr
  • Mus’ab bin Umair dengan Abu Ayyub
  • Abu Ubaidah Amir al-Jarrah dengan Sa’ad bin Ma’az
  • Zubair bin al-Awwam dengan Salam bin Waqash
  • Abdurrahman bin ‘Auf dengan Sa’ad bin Rabi’
  • Thalhah bin Ubaidillah dengan Ka’ab bin Malik
Sementara itu Ali tidak dipersaudarakan dengan siapa pun, namun Ali patut berbangga, karena Nabi mengatakan engkau adalah saudaraku di dunia dan akhirat.[9]
Hingga akhirnya masalah perekonomian yang menyiksa bathin mereka telah terlewatkan. Berjalannya hari kaum Anshar dan Muhajirin menjadi makmur. Bahkan kekayaan Muhajirin melebihi kekayaan kaum Anshar. Hal ini bukanlah sesuatu yang buruk, namun  yang sangat menyedihkan setelah wafatnya Nabi Saw, kaum Muhajirin menaruh barisan kaum Anshar berada dibelakang barisan mereka. Ini karena adanya penyusut dari Bani Umayyah yang menyamar menjadi kaum Muhajirin. Sebagaimana telah diketahui kaum Anshar adalah musuh Bani Umayyah.

4.      Sumber-sumber Keuangan Negara

Pada masa pra-Islam, masyarakat Arab tidak mengenal otoritas pemerintahan pusat. Mereka juga belum mengenal sistem pendapatan dan pembelanjaan pemeritahan. Nabi Muhammad Saw. adalah orang yang pertama kali memperkenalkan sistem ini di wilayah Arabiyah. Beliau mendirikan lembaga kejayaan masyarakat di Madinah. Terdapat lima sumber utama pendapatan Negara Islam, yaitu (i) Zakat, (ii) Jizyah (pajak perorangan), (iii) Khraj (pajak tanah), (iv) Ghanimah (hasil rampasana perang), (v) al-fay’ (hasil tanah negara.[10]
Kewajiban mengeluarkan zakat sudah jelas dalam al-Qur’an. Baik zakat untuk binatang ternak, buah-buahan, biji-bijian, hasil pertanian, maupun perak dan emas. Adapun masa pengeluaran itu ketika sampai batas minimal (nishab).  Sedang jizyah adalah pajak yang harus dikeluarkan oleh non-Muslim sebagai biaya pengganti jaminan keaamanan bagi mereka. Dan biaya ini bisa dikembalikan apabilah jaminan itu tidak terlaksana.
Dan bagi non-Muslim yang mempunyai lahan atau tanah juga dikenakan kewajiban untuk mengeluarkan pajak.  Kebijakan ini sama dengan kebijakan yang ada di Persia dan Romawi. Nabi memberlakukannya setelah penaklukan Khibar.
Ghanimah yang diperoleh dari hasil peperangan terbagi menjadi atas lima bagian (1/5). ¼ buat kas negara dan 4/5 dibagikan kepada pasukan muslimin yang ikut berperang. Barang rampasan itu meliputi senjata, kuda, dan harta bergerak lainnya. Dan sisa dari 1/5 tersebut, didistribusikan untuk keperluan keluarga Nabi, fakir miskin, anak yatim serta untuk keperluan Muslimin lainnya.
Tanah-tanah yang berada di wilayah negeri yang ditaklukkan oleh pasukan Muslim, maka itu termasuk kekayaan negara. Maka dari itu di zaman Nabi, tanah dan lahan negara cukup luas.
 

sumber:




  • Muhammad al-Ghazali. Memahami Islam. (Jakarta, PT RajaGrafindo Persada : Cet. Ke-2, 2002). Hal.28
  • Ahmad al-Usairy. Sejarah Islam. (Jakarta, Akbar Media Eka Sarana : Cet. Ke-6, 2008). Hal. 87
  • Ahmad al-Usairy. Ibid. Hal. 102 Sayed Ali Asgher Razwy. Ibid. Hal. 164
  • Ira M. Lapidus. Sejarah Sosial Umat Islam. (Jakarta, PT RajaGrafindo Persada : Cet. I, 1999). Hal.38
  • Badri Yatim. Sejarah Peradaban Islam. (Jakarta, PT RajaGrafindo Persada : 2005). Hal. 26
  • K. Ali. Sejarah Islam. (Jakarta, PT RajaGrafindo Persada : Cet. Ke-4, 2003).Hal.128
  • http://penulismudasukses.blogspot.com/search/label/dakwahkampus
  • Sayed Ali Asgher Razwy. Muhammad Rasulullah Saw. (Jakarta, Pustaka Zahra : Cet. I, 2004). Hal. 163
  • Ali Asgher Razwy, Sayed. 2004. Muhammad Rasulullah Saw. Jakarta: Pustaka Zahra
  • Ali, K. 2003. Sejarah Islam. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
  • Al-Ghazali, Muhammad. 2002. Memahami Islam. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada
  • Al-Usairy, Ahmad. 2008. Sejarah Islam. Jakarta: Akbar Media Eka Sarana
  • Lapidus , Ira M. Sejarah Sosial Umat Islam. Jakarta, PT RajaGrafindo Persada

Tuesday, April 8, 2014

useful RSS

Detik.com :
1. Frontpage :http://rss.detik.com/index.php/detikcom
2. DetikFinance :http://rss.detik.com/index.php/finance
3. DetikHot :http://rss.detik.com/index.php/hot
4. DetikInet :http://detikinet.com/index.php/detik.feed
5. DetikSport :http://rss.detik.com/index.php/sport
6. DetikOto :http://rss.detik.com/index.php/otomotif
7. DetikFood :http://rss.detik.com/index.php/food
8. DetikFoto :http://rss.detik.com/index.php/foto
9. DetikIndex :http://rss.detik.com/index.php/detiknews

Kompas Cybermedia:
1. Nasional : http://www.kompas.com/getrss/nasional
2. Regional : http://www.kompas.com/getrss/regional
3. Internasional : http://www.kompas.com/getrss/internasional
4. Megapolitan : http://www.kompas.com/getrss/megapolitan
5. Bisnis Keuangan : http://www.kompas.com/getrss/bisniskeuangan
6. Kesehatan : http://www.kompas.com/getrss/kesehatan
7. Olahraga : http://www.kompas.com/getrss/olahraga
8. Perempuan : http://www.kompas.com/getrss/perempuan
9. Property : http://www.kompas.com/getrss/properti
10. Sains : http://www.kompas.com/getrss/sains
11. Travel : http://www.kompas.com/getrss/travel
12. Oase : http://www.kompas.com/getrss/oase
Tempo Interaktif
1. Frontpage: http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/HL_TI.xml
2. Budaya : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/budaya_TI.xml
3. Ekbis : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/ekbis_TI.xml
4. Iptek : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/iptek_TI.xml
5. Digital : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/it_TI.xml
6. Jakarta : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/jakarta_TI.xml
7. Nasional : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/nasional_TI.xml
8. Nusa : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/nusa_TI.xml
9. Olahraga : http://www.tempointeraktif.com/hg/rss/olahraga_TI.xml
Kantor Berita Antara:
News : http://www.antara.co.id/rss/news.xml
OKEZONE:
1. Breaking News : http://sindikasi.okezone.com/index.php/okezone/RSS2.0
2. News : http://sindikasi.okezone.com/index.php/news/RSS2.0
3. International : http://sindikasi.okezone.com/index.php/international/RSS2.0
4. Lifestyle : http://sindikasi.okezone.com/index.php/lifestyle/RSS2.0
5. Celebrity : http://sindikasi.okezone.com/index.php/celebrity/RSS2.0
6. Sport : http://sindikasi.okezone.com/index.php/sports/RSS2.0
7. Bola : http://sindikasi.okezone.com/index.php/bola/RSS2.0
8. Autos : http://sindikasi.okezone.com/index.php/autos/RSS2.0
9. Techno : http://sindikasi.okezone.com/index.php/techno/RSS2.0
10. Tokoh : http://sindikasi.okezone.com/index.php/tokoh/RSS2.0
11. Economy : http://sindikasi.okezone.com/index.php/economy/RSS2.0
12. Foto : http://sindikasi.okezone.com/index.php/foto/RSS2.0
13. Pilkada : http://sindikasi.okezone.com/index.php/pilkada/RSS2.0
14. Suara Kampus : http://sindikasi.okezone.com/index.php/kampus/RSS2.0
15. okezone – Ramadhan
16. Pemilu 2009 : http://sindikasi.okezone.com/index.php/pemilu/RSS2.0
Ilmu Komputer.com:
Artikel : http://ilmukomputer.com/feed/
Eramuslim
http://www.eramuslim.com/berita/rss
Cellulardiary
Article:http://www.cellulardiary.com/rss_articles.xml
Spec HP : http://www.cellulardiary.com/rss_spec.xml
GSMARENA
News : http://www.dapper.net/services/GSM_Arena_News
RRS Feed dari BBC Indonesia :
1. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/index.xml
2. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/sports/index.xml
3. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/indepth/index.xml
4. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/forum/index.xml
5. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/letterfromlondon/index.xml
6. http://feeds.bbc.co.uk/indonesian/learningenglish/index.xml
7. dan untuk aturan pemakaiannya baca Term of Service dii http://www.bbc.co.uk/indonesian/institutional/rss.shtml
MetroTV
http://www.metrotvnews.com/rss/berita.asp
TV One
1. http://www.tvone.co.id/rss/news/1/Terkini
2. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-5/Internasional
3. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-4/Nasional
4. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-2/Politik
5. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-9/Hukum
6. http://www.tvone.co.id/rss/news/1-3/Bisnis
7. http://www.tvone.co.id/rss/news/105/kabar_petang
8. http://www.tvone.co.id/rss/news/101/kabar_15
Media Ind Aktual
http://www.media-indonesia.com/rss/aktual.asp
Media Ind Cetak
http://www.media-indonesia.com/rss/cetak.asp
CHIPS Mags
* Home
* http://www.chip.co.id/index.php?option=com_rd_rss&id=2News
* News
* http://www.chip.co.id/index.php?option=com_rd_rss&id=3
* HW
* http://www.chip.co.id/index.php?option=com_rd_rss&id=4
* SW
* http://www.chip.co.id/index.php?option=com_rd_rss&id=5
* TIPS
* http://www.chip.co.id/index.php?option=com_rd_rss&id=6SDA Asia
* http://www.sda-indo.com/sda/psecom
CNET Asia
* All product review top 10 :
* http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_10.htm
* All product review top 5 :
* http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_5.htm
* Mobilephone and handhelp device:
* http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_hp_hh.htm
* Digital Music and Entertainment Device :
* http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_pav.htm
* Home Entertainment :
* http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_home_av.htm
* Digital Camera :
* http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_dc.htm
* Notebook :
* http://asia.cnet.com/feeds/rss/latest_reviews_notebook.htm

Sunday, April 6, 2014

Salah Kaprah dengan Alkohol dan Khomr

Pembahasan ini adalah lanjutan pembahasan Rumaysho.com yang mengangkat tema “Menjawab Kerancuan Seputar Alkohol“. Saat ini kita akan membahas lebih jauh mengenai alkohol. Banyak sekali di antara kaum muslimin yang tidak bisa membedakan antara alkohol, etanol dan minuman beralkohol. Akhirnya ia pun  jadi ragu mengkonsumsi berbagai macam bahan yang mengandung alkohol. Alangkah lebih baiknya agar mendapat kejelasan, silakan simak dalam pembahasan berikut.

***
Alkohol[1] sering dipakai untuk menyebut etanol, yang juga disebut grain alkohol; dan kadang untuk minuman yang mengandung alkohol (minuman beralkohol). Hal ini disebabkan karena memang etanol merupakan komponen utama dari bagian alkohol (bukan methanol atau grup alkohol lainnya) yang terdapat dalam minuman tersebut.[2] Begitu juga dengan alkohol yang digunakan dalam dunia farmasi. Alkohol yang dimaksudkan adalah etanol. Namun, sebenarnya alkohol dalam ilmu kimia memiliki pengertian yang lebih luas.
Dalam kimia, alkohol adalah istilah yang lebih umum untuk senyawa organik apa pun yang memiliki gugus hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon, yang ia sendiri terikat pada atom hidrogen dan/atau atom karbon lain. Dilihat dari gugus fungsinya ini, alkohol memiliki banyak golongan. Golongan yang paling sederhana adalah metanol  dan etanol. Sampai yang rumit seperti cyclohexanol (digunakan di industry nilon) yang membentuk cincin, juga sorbitol (pemanis yang sering kita jumpai di minuman manis berkemasan)  yang berupa makromolekul.
Etanol, disebut juga etil alkohol, alkohol murni, alkohol absolut, atau alkohol saja, adalah sejenis cairan yang mudah menguap (volatile), mudah terbakar (flammable), tak berwarna (colorless), memiliki wangi yang khas dan merupakan alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Senyawa ini merupakan obat psikoaktif dan dapat ditemukan pada minuman beralkohol dan termometer modern. Etanol adalah salah satu obat rekreasi yang paling tua.
Etanol termasuk ke dalam alkohol rantai tunggal, dengan rumus kimia C2H5OH dan rumus empiris C2H6O. Ia merupakan isomer konstitusional dari dimetil eter. Etanol sering disingkat menjadi EtOH, dengan “Et” merupakan singkatan dari gugus etil (C2H5).[3]
Dari penjelasan di atas, ringkasnya alkohol digunakan untuk tiga istilah:
Pertama: Alkohol untuk senyawa kimia yang memiliki gugus fungsional –OH, dan senyawanya biasa diakhiri kata alkohol atau –nol.
Contohnya, kandungan alkohol dalam madu lebah adalah: benzyl alkohol, beta-methallyl alkohol, ethanol, isobutanol, 2-butanol, 2-methyl-1-butanol, 3-methyl-1-butanol, 3-methyl-1-butanol, 3-pentanol, n-butanol, n-pentanol, n-propanol, phenylethyl alkohol.
Kedua: Alkohol biasa digunakan untuk menyebut etanol. Semacam yang biasa kita temui dalam parfum, mouth wash, deodorant, kosmetik, dsb.
Ketiga: Alkohol untuk minuman keras. Minuman ini biasa disebut minuman beralkohol (alkohol beverage) atau alkohol saja, dan sifatnya memabukkan. Di dalam minuman ini terdapat unsur etanol, namun bukan keseluruhannya.
Untuk istilah yang ketiga sudah jelas keharamannya karena ia termasuk khomr. Sebagaimana disebutkan dalam hadits, “Setiap yang memabukkan adalah khomr. Setiap yang memabukkan pastilah haram.”
Lalu bagaimana dengan alkohol pada istilah pertama dan kedua. Apakah dihukumi sama?
Inilah sebenarnya letak kesalahpahaman kebanyakan orang saat ini. Mereka tidak bisa membedakan tiga alkohol ini sehingga asal pukul rata. Pokoknya setiap makanan dan minuman yang ada alkohol atau etanol dihukumi haram.
Sebelum membahas lebih mendalam tentang alkohol point pertama dan kedua, terlebih dahulu kita lihat ulasan alkohol (etanol) secara umum.[4]
Proses Pembuatan Alkohol (Etanol)
Alkohol (etanol) dapat diproduksi melalui dua cara:
  1. Cara petrokimia (proses dari bahan bakar fosil) melalui hidrasi etilena. Etanol hasil hidrasi ini biasa digunakan sebagai feedstock (bahan sintesis) untuk menghasilkan bahan kimia lainnya atau sebagai solvent (pelarut).
  2. Cara biologis melalui fermentasi gula dengan ragi (yeast).
Etanol untuk dikonsumsi manusia (seperti minuman beralkohol[5]) dan kegunaan bahan bakar diproduksi dengan cara fermentasi. [6]
Minuman beralkohol dibuat dengan cara fermentasi dari bahan baku yang mengandung gula cukup tinggi. Bahan baku yang umum dipakai adalah biji-bijian (seperti jagung, beras, gandum dan barley), umbi-umbian (seperti kentang dan ubi kayu), buah-buahan (seperti anggur, apel, pear, cherry), tanaman palem (seperti aren, kelapa, siwalan, nipah), gula tebu dan gula bit, serta tetes gula. Khusus bahan baku biji-bijian, sebelum proses fermentasi berlangsung, bahan-bahan tersebut diproses terlebih dahulu dengan cara merendamnya sampai menjadi kecambah, kemudian direbus dan diproses menjadi bubur dan dimasak kembali.
Ragi yang umum digunakan adalah Saccharomyces cerevisiae. Ragi ini mengeluarkan enzim yang digunakan untuk memecah gula seperti glucose maupun fructose menjadi etanol dan karbon dioksida
Proses utamanya adalah :
C6H12O6 → 2C2H5OH + 2CO2
Namun fermentasi tidaklah sesederhana ini, disamping menghasilkan kedua zat tersebut proses ini juga menghasilkan gliserin dan teramat banyak asam organic lainnya.
Lamanya proses fermentasi tergantung kepada bahan dan jenis produk yang akan dihasilkan. Proses pemeraman singkat (fermentasai tidak sempurna) yang berlangsung sekitar 1 – 2 minggu dapat menghasilkan produk dengan kandungan etanol 3 – 8 %. Contohnya adalah produk bir. Sedangkan proses pemeraman yang lebih panjang (fermentasi sempurna) yang dapat mencapai waktu bulanan bahkan tahunan seperti dalam pembuatan wine dapat menghasilkan produk dengan kandungan etanol sekitar 7-18 %.
Kandungan etanol yang dihasilkan dalam fermentasi minuman beralkohol biasanya berkisar sekitar 18% karena pada umumnya ragi tidak dapat hidup pada lingkungan dengan kandungan etanol di atas 18%. Jadi untuk menghasilkan minuman beralkohol dengan kandungan etanol yang lebih tinggi, dilakukan proses distilasi (penyulingan) terhadap produk yang dihasilkan melalui proses fermentasi. Kelompok produk yang dihasilkan dinamakan distilled beverages. Cara produksi yang lain untuk menghasilkan minuman berkadar etanol tinggi adalah dengan cara mencampur produk hasil fermentasi dengan produk hasil distilasi. Contohnya adalah produk port wine dan sherry yang termasuk kelompok fortified wine. Pada produk tertentu, untuk menghasilkan cita rasa yang diinginkan, dapat dilakukan penambahan bahan-bahan tertentu seperti herba, buah-buahan, ataupun bahan flavoring.[7]
Kegunaan Alkohol (Etanol)
  1. Sebagai pelarut (solvent), misalnya pada parfum, perasa, pewarna makanan, dan obat-obatan.
  2. Sebagai bahan sintesis (feedstock) untuk menghasilkan bahan kimia lain, contohnya sebagai feedstock dalam pembuatan asam asetat (sebagaimana yang terdapat dalam cuka).
  3. Sebagai bahan bakar alternatif. Bahan bakar etanol telah banyak dikembangkan di negara Brasil sejak mereka mengalami krisis energi. Brasil adalah negara yang memiliki industri etanol terbesar untuk memproduksi bahan bakar. Sembilan puluh persen mobil baru di sana, menggunakan bahan bakar hydrous ethanol (terdiri dari 95% etanol dan 5% air).
  4. Untuk minuman beralkohol (alkohol beverage).
  5. Sebagai penangkal racun (antidote).
  6. Sebagai antiseptic (penangkal infeksi).
  7. Sebagai deodorant (penghilang bau tidak enak atau bau busuk).[8]
Kandungan Etanol pada Minuman Beralkohol
Kandungan etanol minuman beralkohol dapat dinyatakan dalam persen volume per volume (% v/v), persen berat per berat (% b/b) atau dinyatakan dalam proof. Nilai proof merupakan rasio 2:1 dibandingkan kandungan etanol dalam persen volume. Contohnya, minuman dengan kandungan etanol 40 % (v/v) sebanding dengan 80 proof.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 86/ Menkes/ Per/ IV/ 77 tentang minuman keras, minuman beralkohol dikategorikan sebagai minuman keras dan dibagi menjadi 3 golongan berdasarkan persentase kandungan etanol volume per volume pada suhu 20oC.
Golongan A: Minuman dengan kadar etanol 1 – 5 persen.
Golongan B: Minuman dengan kadar etanol lebih dari 5 persen sampai dengan 20 persen.
Golongan C: Minuman dengan kadar etanol golongan C mengandung etanol lebih dari 20 persen sampai dengan 55 persen.[9]
Minuman beralkohol juga dapat dibagi menjadi tiga golongan:
  1. Bir (Beer), 4-6% alkohol
  2. Anggur (Wine), 9-16% alkohol
  3. 3. Spirit, minimal 20% alkohol
Minuman beralkohol yang memiliki kadar alkohol rendah adalah beer dan wine. Keduanya diproduksi melalui fermentasi. Sedangkan minuman alkohol dengan kadar tinggi (spirit) diproduksi dengan cara fermentasi ditambah dengan proses distilasi (penyulingan).[10]
Kandungan beberapa minuman beralkohol dapat dilihat pada tabel berikut :
Jenis Minuman Kandungan Etanol (%)
Bir 3 – 5
Wine 9 – 18
Anggur obat 9 – 18
Liquor Min. 24
Whisky Min. 30
Brandy Min. 30
Genever Min. 30
Cognac Min. 35
Gin Min. 38
Arak Min. 38
Rum Min. 38
Vodka Min. 40
Apakah Semua Minuman Beralkohol Memabukkan?
Ir Muti Arintawati MSi, auditor LP POM MUI mengatakan, “Minuman beralkohol tidak hanya menyebabkan mabuk, akan tetapi pada tingkat tertentu dapat menyebabkan kematian. Pada tingkat kandungan 5-15 % etanol dalam darah peminum akan mengalami kehilangan koordinasi, pada tingkat 15-20 persen etanol menyebabkan keracunan, pada tingkat 30-40 persen peminum hilang kesadaran dan pada tingkat yang lebih tinggi lagi yaitu 50 persen dapat menyebabkan kematian.”[11]
Hasil rapat Komisi Fatwa MUI tahun 2001 menyimpulkan bahwa minuman keras adalah minuman yang mengandung alkohol minimal 1 %  (satu persen).[12]
Menghukumi Alkohol Haruslah Melihat ‘Illah
Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin mengatakan, “Khomr diharamkan karena illah (sebab pelarangan) yang ada di dalamnya yaitu karena memabukkan. Jika illah tersebut hilang, maka pengharamannya pun hilang. Karena sesuai kaedah “al hukmu yaduuru ma’a illatihi wujudan wa ‘adaman (hukum itu ada dilihat dari ada atau tidak adanya illah)”. Illah dalam pengharaman khomr adalah memabukkan dan illah ini berasal dari Al Qur’an, As Sunnah dan ijma’ (kesepakatan ulama kaum muslimin).”[13]
Sehingga dari sini tidaklah tepat jika dinyatakan bahwa illah diharamkannya khomr karena mengandung alkohol di dalamnya. Alkohol memang komponen penting penyusun khomr. Namun dia bukanlah satu-satunya penyusun dan sebenarnya masih ada komponen lainnya yang sifatnya toksik. Yang lebih tepat jika kita katakan bahwa sebab dilarangnya khomr adalah karena memabukkan. Inilah maksud dari penjelasan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Moga-moga dipahami hal ini.
Apakah Setiap Alkohol Dihukumi Haram dan Dihukumi Identik dengan Khomr?
Coba kita simak terlebih dahulu penjelasan Syaikh Muhammad Rosyid Ridho dalam Fatawanya hal. 1631, yang dinukil oleh Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin. Ringkasnya, beliau rahimahullah berkata,
“Alkohol adalah zat yang suci dan mensucikan. Alkohol merupakan zat yang sangat urgen dalam dunia farmasi dan pengobatan dalam kedokteran serta pabrik-pabrik. Alkohol telah tercampur dalam banyak obat-obatan. Pengharaman penggunaan alkohol bagi kaum muslimin menghalangi mereka untuk bisa menjadi pakar dalam banyak bidang ilmu dan teknologi. Hal ini malah akan menyebabkan orang-orang kafir unggul atas kaum muslimin dalam bidang kimia, farmasi, kedokteran, pengobatan, dan industri. Pengharaman penggunaan alkohol bisa jadi merupakan sebab terbesar meninggalnya orang-orang yang sakit dan yang terluka atau menyebabkan lama sembuh  atau semakin parah.” Syaikh Ibnu Utsaimin lantas memberi tanggapan, “Ini perkataan yang amat bagus dari beliau rahimahullah.”
Berikut ada penjelasan yang cukup menarik dalam Majalatul Buhuts Al Islamiyyah dari Al Lajnah Ad Da-imah Lil Buhuts ‘Ilmiyyah wal Ifta’[14].
Soal Kedelapan: Apakah alkohol identik dengan khomr atau tidak? Apa hukum meminum dan mengkonsumsi alkohol dilihat dari kadarnya (kandungannya)? Apakah dia dihukumi najis sebagaimana khomr atau tidak?
Jawab:
Setiap bahan beralkohol mengandung alkohol sebagaimana yang kami ketahui. Akan tetapi kandungan alkohol tersebut untuk setiap bahan tadi bertingkat-tingkat. Tidak setiap bahan yang mengandung alkohol itu memabukkan ketika diminum. Oleh karena itu, jika kandungan alkohol dalam bahan-bahan tadi melebihi batasan tertentu sehingga jika seseorang mengkonsumsinya dalam jumlah banyak bisa membuat mabuk, maka minuman tersebut identik dengan khomr menurut mayoritas ulama sehingga dinamakan dengan khomr. Jika demikian, maka diharamkan meminumnya sedikit ataupun banyak. Peminumnya akan dikenai hukuman had. Juga berlaku pula najis namun masih dalam perselisihan antara ulama. Namun kalau menurut Imam Abu Hanifah dan ulama yang sependapat dengannya, alkohol semacam ini tidaklah dimasukkan dalam definisi khomr, sehingga tidaklah disebut khomr. Akan tetapi, seperti ini tetap mereka larang untuk diminum dalam jumlah banyak, namun tidak berlaku dalam jumlah sedikit.
Jika kandungan alkohol tersebut tidak mencapai kadar yang membuat mabuk ketika diminum dalam jumlah banyak, maka saat ini minuman tersebut tidaklah identik dengan khomr menurut mayoritas ulama. Untuk kondisi ini tidak disebut khomr sehingga tidak diharamkan untuk meminumnya, tidak diharamkan menggunakannya untuk mensucikan sesuatu, tidak diharamkan digunakan untuk parfum dan juga tidak dihukumi najis.
Ukuran bahan yang kandungan alkoholnya jika diminum dalam jumlah banyak dapat memabukkan, ini mesti dilihat dari pendapat para pakar yang ahli dalam hal itu.
Demikian penjelasan yang bisa disampaikan tentang alkohol.
Hanya Allah yang memberi taufik, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.
Yang menandatangani fatwa ini: Anggota: ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman Al Ghodyan, Wakil Ketua: ‘Abdur Rozaq ‘Afifi, Ketua: ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz[15]
Mohon Dibedakan Antara Alkohol (Etanol) dan Minuman Beralkohol
Harus dibedakan antara alkohol sebagai senyawa kimia dan minuman beralkohol. Alkohol yang biasa digunakan dalam minuman keras adalah etanol (C2H5OH).
Berdasarkan “Muzakarah Alkohol Dalam Minuman” di MUI pada tahun 1993, telah didefinisikan bahwa minuman beralkohol (alkoholic beverage) adalah minuman yang mengandung alkohol (etanol) yang dibuat secara fermentasi dari jenis bahan baku nabati yang mengandung karbohidrat, seperti biji-bijian, buah-buahan, dan nira, atau yang dibuat dengan cara distilasi hasil fermentasi yang termasuk di dalamnya adalah minuman keras klasifikasi A, B, dan C (Per. Menkes No. 86/ 1977).
Anggur obat, anggur kolesom, arak obat dan minuman-minuman sejenis yang mengandung alkohol dikategorikan sebagai minuman beralkohol. Apabila suatu minuman sudah dikategorikan sebagai minuman beralkohol, berapapun kadar alkoholnya, maka statusnya haram bagi umat Islam.
Banyak orang menyamakan minuman beralkohol dengan alkohol, sehingga sering yang diharamkan adalah alkoholnya. Padahal tidak ada orang yang akan sanggup meminum alkohol dalam bentuk murni, karena akan menyebabkan kematian.
Alkohol memang merupakan komponen kimia yang terbesar setelah air yang terdapat pada minuman keras, akan tetapi alkohol bukan satu-satunya senyawa kimia yang dapat menyebabkan mabuk, karena banyak senyawa-senyawa lain yang terdapat pada minuman keras yang juga bersifat memabukkan jika diminum pada konsentrasi cukup tinggi. Secara umum, golongan alkohol bersifat narcosis (memabukkan), demikian juga komponen-komponen lain yang terdapat pada minuman keras seperti aseton, beberapa ester, dll. Secara umum, senyawa-senyawa organik mikromolekul dalam bentuk murni juga bersifat racun. [16]
Pembahasan dalam point-point sebelumnya yang kami utarakan adalah mengenai minuman beralkohol, kapan ia bisa dihukumi haram atau tidak. Minuman tersebut dihukumi haram dan statusnya khomr, apabila memabukkan. Jika tidak memabukkan, maka tidak dihukumi haram dan statusnya pada saat ini bukan khomr.
Sekarang permasalahannya bagaimana status etanol jika ia berdiri sendiri? Apakah halal atau haram? Yang kita permasalahkan bukan minuman beralkoholnya, namun tentang status etanol itu sendiri.
Kami ilustrasikan sebagai berikut.
Air kadang bercampur dengan zat lainnya. Kadang air berada di minuman yang halal. Kadang pula air berada pada minuman yang haram (semacam dalam miras). Namun bagaimanakah sebenarnya status air itu sendiri sebagai zat yang berdiri sendiri, tanpa bercampur dengan zat lainnya? Apakah halal? Jawabannya, halal. Karena kita kembali ke hukum asal segala sesuatu adalah halal[17]. Dasarnya adalah firman Allah,
هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَى إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah: 29)
قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللَّهِ الَّتِي أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ وَالطَّيِّبَاتِ مِنَ الرِّزْقِ
Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki yang baik?” (QS. Al A’rof: 32)
Air ini bisa menjadi haram jika ia sudah berupa campuran, namun yang ditinjau adalah campurannya dan bukan lagi airnya. Misalnya air yang terdapat dalam miras. Pada saat ini, air sudah bercampur dan menjadi satu dengan miras. Dan miras dihukumi haram, termasuk pula air di dalamnya.
Sama halnya kita terapkan untuk etanol. Etanol kadang bercampur dan jadi satu dengan minuman keras. Kadang pula etanol berada dalam cairan etanol yang bercampur dengan air. Bagaimanakah hukum asal etanol ketika berdiri sendiri dan belum bercampur atau menyatu dengan zat lain? Jawabannya, sama dengan air di atas. Kita kembali ke hukum asal bahwa segala sesuatu itu halal. Termasuk juga etanol ketika ia berdiri sendiri.
Nanti masalahnya berbeda ketika etanol tadi bercampur dan menyatu dengan miras. Ketika itu etanol juga bercampur dengan zat asetanilda, propanol, butanol, dan metanol yang kebanyakan bersifat toksik (racun). Pada saat ini, campurannya dihukumi haram karena sifatnya memabukkan, termasuk pula etanol di dalamnya.
Namun bagaimana jika etanol hanya bercampur dengan air. Apakah dihukumi haram? Jawabnya, kembali ke hukum asal yaitu halal. Pada saat ini pula etanol bukan lagi memabukkan. Namun asal etanol adalah toksik (beracun) dan tidak bisa dikonsumsi. Sehingga jika etanol hanya bercampur dengan air, lalu dikonsumsi, maka cuma ada dua kemungkinan bila dikonsumsi, yaitu sakit perut atau mati.
Jika penjelasan ini dipahami, maka sebenarnya permasalahan lainnya mengenai alkohol (etanol) dalam parfum, kosmetik, deodorant, antiseptik, alkohol dalam tape dan teh kombucha dan alkohol dalam obat-obatan, dsb, sudah terjawab. Intinya, alkohol (etanol) dalam bahan-bahan  tadi adalah alkohol yang halal. Sehingga tidak perlu mempermasalahkan berbagai bahan tadi. Karena itu sama saja bercampurnya zat yang halal dalam zat yang halal.
Jadi point penting yang mesti kita ketahui:
  1. Hukum asal etanol jika ia berdiri sendiri dan tidak bercampur dengan zat lain adalah halal.
  2. Etanol bisa berubah statusnya jadi haram jika ia menyatu dengan minuman yang haram seperti miras.
  3. Etanol ketika berada dalam miras, yang dihukumi adalah campuran mirasnya dan bukan etanolnya lagi.
Akibat Menyamakan Setiap Alkohol dengan Khomr
Jika alkohol dikatakan identik dengan khomr, maka ini akibarnya sangat fatal. Jika dikatakan bahwa setiap senyawa yang mengandung gugus –OH adalah khomr, maka ini pemahaman yang sangat merusak. Karena sebagaimana pernah kami sebutkan bahwa madu sendiri mengandung senyawa yang mengandung gugus –OH. Apakah dari sini lantas madu diharamkan.
Begitu pula jika seseorang mengatakan bahwa etanol sama dengan khomr juga fatal. Etanol itu bertingkat-tingkat. Ada etanol yang berada di miras dan bisa dikonsumsi, namun etanol pada asalnya bukanlah zat yang bisa dikonsumsi.
Jika seseorang mengatakan bahwa etanol adalah khomr, akibatnya:
  1. Banyak senyawa kimia lain yang tidak boleh diproduksi dari etanol disebabkan mengatakan bahwa etanol itu khomr. Padahal ada beberapa senyawa kimia yang merupakan turunan dari etanol seperti asetaldehid dan asam asetat (asam cuka).
  2. Pabrik kimia yang memproduksi etanol harus ditutup karena penghasilannya adalah penghasilan yang haram disebabkan memproduksi etanol yang dikatakan khomr. Padahal pabrik etanol di masa mendatang sangat bermanfaat sekali bagi umat manusia. Di antaranya, etanol adalah sebagai bahan bakar alternatif pengganti minyak bumi sebagaimana sekarang banyak dikembangkan di negara Brasil.
Dan masih banyak akibat lainnya jika disalahpahami seperti ini.
Kesimpulan
Alkohol (etanol) dan minuman beralkohol adalah dua hal yang berbeda. Minuman beralkohol sudah pasti memabukkan dan diharamkan sedangkan alkohol  (etanol) belum tentu demikian. Alkohol (etanol) adalah sebagaimana hukum zat pada asalnya yaitu halal. Dia bisa menjadi haram jika memang menimbulkan dampak negatif, memabukkan dan lainnya. Semoga bisa memahami hal ini.
Kalau sudah dipahami hal ini, insya Allah pembahasan selanjutnya akan semakin mudah. Begitu pula seseorang tidak akan menjadi pusing dengan kandungan alkohol yang ada pada beberapa buah, pada antiseptik, pada kosmetik, parfum dan lainnya.
Demikian pembahasan kami mengenai pengetahuan seputar alkohol dan perbedaannya dengan khomr. Semoga Allah memberikan kepahaman dan memberikan ilmu yang bermanfaat.

sumber: http://rumaysho.com/umum/salah-kaprah-dengan-alkohol-dan-khomr-812

Benarkah Durian Haram Karena Mengandung Alkohol?

Apakah buah durian haram karena mengandung alkohol?
Kandungan Durian, Adakah Alkohol?
Untuk menjawab hal ini, kita harus teliti apa saja kandungan durian, biar kita tidak asal berbicara.
Ada tabel yang bisa membantu sebagai berikut.
kandungan_durian
Kandungan Senyawa dalam Durian
Ada sebagian orang yang  secara gegabah mengasosiasikan ketajaman aroma durian dengan kadar alkohol yang terdapat di dalamnya. Semakin sengit baunya semakin tinggi kadar  alkoholnya, katanya. Sampai sekarang belum ada kesepakatan mengenai penyebab aroma durian. Jenis, daerah tanam dan tingkat kematangan buah memengaruhi aroma durian. Berbagai hasil penelitian melaporkan penyebab aroma durian yang berbeda-beda.
Cukup banyak  senyawa kimia yang diduga berperan dalam aroma durian, seperti thioethers, esters, indoles, skatols, thiols, hydrogen sulphide, diethyldisulphide, hydrodisulphide, dialkyl polysulphide, ethyl esters, 1.1-diethoxyethane dan lain-lain.
Wong dan Tie (1995) dalam penelitiannya menemukan 63 senyawa yang mudah menguap (volatile compounds), termasuk 30 esters, 5 ketones dan 16 senyawa belerang yang berperan dalam aroma buah durian. Tetapi mereka berdua tidak menemukan adanya senyawa ethanol, methanol, ethyl metacrylate dan berbagai senyawa sulphur yang dilaporkan para peneliti sebelumnya.
Dari berbagai hasil penelitian tersebut, dapat dipastikan bahwa memakan durian tidak akan membuat efek mabuk seperti meminum minuman keras.
(Sumber: Thibbia.blogspot.com)
Alkohol Tidaklah Identik dengan Khomr
Adanya alkohol tidak serta merta menjadikan sesuatu disebut khomr. Karena khomr adalah sesuatu yang memabukkan. Khomr bisa dikonsumsi dan memberikan efek memabukkan.
Adapun jika kita melihat beberapa cairan seperti alkohol antiseptik dan alkohol dalam parfum, tentu saja kita bisa pastikan bahwa itu bukan khomr. Karena kedua cairan tersebut jika dikonsumsi, bukan membawa efek mabuk, namun mematikan. Padahal dalam hadits Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan,
كُلُّ مُسْكِرٍ خَمْرٌ وَكُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ
Setiap yang memabukan adalah khomr dan setiap khomr adalah haram.” (HR. Muslim no. 2003). Jadi yang disebut khomr adalah yang memabukkan, baik pada cairan, benda padat, atau gas. Namun jika malah mematikan, itu bukanlah khomr, tetapi zat beracun. Definisi dari Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah sangat jelas dan itulah yang semestinya jadi pegangan.
Adapun yang mengatakan alkohol itu adalah khomr, sama sekali tidak ada dalil dari pendapat tersebut. Tidak kita temukan dalam Al Qur’an, hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau pun konsensus ulama (baca: ijma’) yang menyatakan bahwa alkhol itu khomr.
Penting sekali jika para pembaca bisa membaca ulasan Rumaysho.Com: Salah Kaprah dengan Alkohol dan Khomr.
Jadi, Halalkah Durian?
Dari pembahasan ini, kita dapat simpulkan bahwa alkohol tidak identik dengan khomr. Dan durian sendiri halal dimakan karena bukan termasuk khomr, apalagi alkohol dalam durian adalah senyawa yang tidak stabil dan mudah menguap.
Silakan nikmati durian, penulis sendiri adalah salah seorang penggemar durian karena memakannya sungguh nikmat. Itulah nikmat Allah, walhamdulillah. Manfaat buah durian juga cukup banyak seperti diterangkan di sini.

yang menyebabkan diharamkannya sebuah minuman bukan semata-mata karena alkohol-nya, tetapi sebab memabukkannya. Sesuatu yang memabukkan, baik itu dalam bentuk minuman maupun makanan, semuanya dihukumi haram.

"Setiap yang memabukkan adalah khamr, dan setiap khamr haram hukumnya." (HR. Muslim, Ibn Majah).

Karena minuman yang memabukkan identik dengan sebab kandungan alkohol-nya, maka alkohol menjadi dikategorikan khamr dan diharamkan. Namun yang pasti adalah, apapun kandungannya jika minuman tersebut memabukkan maka diharamkan walau sedikit.
Lantas bagaimana jika kita meminumnya sedikit, hanya untuk sekedar menghangatkan badan? Jika minuman tersebut sudah termasuk khamr (apapun kandungannya) maka meminum sedikitpun tetap haram.

"Setiap yang memabukkan hukumnya haram, dan apa yang banyaknya memabukkan, maka sedikitnyapun tetap haram." (HR. Ibn Majah, An-Nasai)

Durian, anggur, dan beberapa buah lain tidak dipungkiri bahwa terdapat kandungan alkoholnya. Namun karena buah-buahan tersebut secara umum tidak membuat mabuk bagi yang memakannya, maka tidak bisa dikatakan sebagai khamr. Sehingga halal untuk memakannya meskipun mengandung alkohol.
Lain lagi jika buah-buahan tersebut sengaja diproses menjadi minuman yang bisa memabukkan, maka minuman tersebut tetap haram sekalipun diproses dari buah yang halal.

Pada masa Rasululloh, ada makanan peraman buah kurma. Pada awalnya rasulululloh membiarkan para sahabat memakannya. Namun beberapa hari kemudian, rasululloh melarang memakannya karena bisa memabukkan.
Tape, peyeum, mupun makanan peraman lainnya selama dalam porsi wajar tidak memabukkan, maka tetap halal. Namun jika sudah menjadi sangat matang dan bisa memabukkan (biasanya disebabkan kandungan alkoholnya yang meningkat), maka makanan tersebut berubah menjadi haram.

Mengenai keharaman alkohol pada buah ini sering dianalogikan dengan tubuh manusia. Seperti kita ketahui bahwa tubuh kita mengandung kotoran dan najis. Tetapi apakah tubuh kita najis? Tentu tidak. Tetapi begitu kotoran itu keluar dari tubuhnya, maka kotoran itu menjadi najis. Demikian juga alkohol, selama masih melekat pada sumbernya (buah durian) maka tetap halal. Tetapi begitu telah berpisah dari sumbernya, dan dijadikan minuman khusus melalui proses fermentasi, maka menjadi haram


sumber: http://rumaysho.com/umum/benarkah-durian-haram-karena-mengandung-alkohol-6135

Thursday, March 20, 2014

Everburning Lamp - Lampu Kuno Yang Dapat Menyala Ribuan Tahun

Zaman dulu, semua orang masih menggunakan lampu minyak. Pada abad pertengahan, saat penjarahan makam terjadi ditemukan lampu-lampu kuno ini masih menyala dalam makam-makam tertutup/tersegel di berbagai tempat terutama Eropa. Padahal berdasarkan inkripsi yang tertera di makam atau waktu sejak makam itu dibuat, makam tersebut sudah ada ratusan hingga ribuan tahun sebelum makam itu dibuka. Ini mengartikan lampu-lampu yang diletakkan didalam makam itu terus menyala ribuan tahun lamanya. Apakah benar benda seperti ini ada? Inilah misteri "Lampu Abadi"




Bentuk Lampu Minyak
(Sumber: Wikipedia)
Lampu Minyak

Sebelum membahas misteri ini, ada baiknya kita mengetahui tentang lampu minyak. Lampu minyak adalah lampu yang berfungsi mirip lilin tapi menggunakan minyak sebagai bahan bakarnya. Minyaknya serta sumbunya pun beragam bahannya. Untuk minyak ada yang menggunakan minyak zaitun,minyak ikan, dan sebagainya. Bagian-bagian lampu minyak ini ada lubang untuk mengisi bahan bakar, lubang tempat api keluar, serta pegangan. Cara kerjanya sumbu akan dimasukkan ke dalam lampu, ujungnya diletakkan di tempat keluarnya api, ujung satu lagi di tempat minyak berada. Api dinyalakan dan akan menyerap minyak sebagai bahan bakarnya untuk membuat api terus menyala selama beberapa waktu.



Bagian-bagian Lampu Minyak
(Sumber: Ehow.com)


Misteri Lampu Abadi, Penemuan-Penemuan


Kenapa ditemukan di makam-makam? Itu karena dulu orang beranggapan, orang yang meninggal akan membutuhkan cahaya untuk membimbingnya di alam kematian. Jadi diletakkanlah cahaya di tempat seperti itu.

Berikut "Cerita" tentang penemuan lampu ini:

Plutarch, seorang sejarawan Roma, pernah menulis tentang sebuah lampu di pintu kuil Jupiter Ammon, menurut pendeta disana, lampu tersebut tetap menyala selama berabad-abad tanpa bahan bakar dan tidak bisa dipadamkan angin bahkan air.

St. Augustine, seorang filsuf latin (354-430) mendeskripsikan sebuah kuil di mesir dengan lampu yang tidak bisa dipadamkan angin dan air. Dia meyatakan benda ini sebagai buatan iblis.

Pada tahun 527, di Edessa (atau Antioch), Syria, saat pemerintahan kaisar Justinian, tentara menemukan lampu abadi di lengkungan di pintu gerbang. Lampu itu tertutup terlindungi dari udara. Berdasarkan inskripsi yang tertera disana, lampu itu dinyalakan tahun 27. Berarti lampu tersebut telah menyala selama 500 tahun, sebelum akhirnya dihancurkan oleh tentara yang menemukannya

Pada tahun 1401, dekat Roma sebuah lampu ditemukan di makam Pallas, anak dari Raja Troya, Evander. Yang telah menyala selama  lebih dari 2000 tahun, tidak bisa dimatikan dengan cara biasa seperti dengan air dan angin. Cara mematikannya hanya dengan mengisap/menghabiskan seluruh cairan aneh yang terdapat di tempat lampu.

Tapi, Pallas juga Evander hanya ada dalam epos Aeneid, dan diragukan makamnya ada di dunia nyata.

Sekitar tahun 1540, pada masa kepausan Paul III, sebuah lampu ditemukan di dekat Jalan Appian di Roma. Makam tersebut diyakini milik Tulliola, anak dari Cicero, seorang orator Roma. Dia meninggal pada tahun 44 Sebelum Masehi. Versi untuk kasus ini bervariasi, ada yang mengatakan ditemukan tahun 1480 dan Tulliola meninggal 45 S.M. Lampu yang ditemukan ini mati dan tidak bisa dinyalakan kembali karena dibukanya pintu makam, dikarenakan "Bertemu" dengan udara.



Pada tahun 1534, saat masa Raja Henry VIII melakukan pemisahan Gereja Inggris dengan Gereja Katolik Roma dan kejadian Pembubaran Biara, banyak makam yang dijarah. di Yorkshire, sebuah lampu yang menyala ditemukan di makam Constantious Chlorus, ayah dari Konstantinus Agung. Beliau meninggal pada tahun 300, yang berarti lampu itu terus menyala selama lebih dari 1200 tahun.

Di Perancis, dekat Grenoble, pada pertengahan abad ke-17, seorang tentara Swiss muda, Du Praz tak sengaja menemukan pintu masuk makam kuno. Dia menemukan lampu yang menyala dan membawanya ke Biara. Para pendeta pun kaget melihat penemuan itu dan lampu tersebut disimpan di biara, beberapa bulan kemudian seorang pendeta menjatuhkannya dan hancurlah lampu itu. Saat dia tua, Du Praz menceritakan ini pada Johann Helfrich Jungken, yang lalu mempublikasikan lewat risalahnya "Curious Experimental Chemistry" Pada 1681

Baptista Porta atau Giovanni Della Porta, dalam risalahnya "Natural Magic", tahun 1550, di Pulau Nesis, teluk Naples, sebuah makam ditemukan dengan lampu menyala terang didalamnya, lampu itu ada di dalam tabung kaca. Namun beberapa saat masuknya udara ke makam, lampu tersebut jadi memucat dan mati dengan cepat. Makam itu dikatakan sudah ada sebelum era Kristus dimulai.

Ludovicus Vives, pada suratnya pada St. Augustine di tahun 1610, menulis tentang ditemukannya lampu di zaman ayahnya, pada 1580 sesudah masehi. Berdasarkan Inskripsi, lampu itu telah menyala selama 1500 tahun tapi hancur berkeping-keping ketika disentuh. Ludovicus tidak sepandang dengan St. Augustine, dia berpikir lampu tersebut adalah hasil penemuan seseorang yang ahli dan bijak, bukan buatan iblis. 
Sebuah penemuan lagi terjadi pada sekitar tahun 1500 di dekat Ateste, kota kecil di Padua, Italia oleh seorang dari pedesaan yang sedang menggali di lapangannya, menemukan kotak besar, berpikir menemukan harta karun, dibukalah secara paksa oleh orang itu. Didalamnya ditemukan guci tanah liat, bersama dengan 2 guci kecil, yang satu dari emas dan satu lagi dari perak. Di guci kecil ini ada cairan aneh. Di guci tanah liat, didalamnya ada guci tanah liat kecil yang didalamnnya terdapat lampu yang menyala. Di guci tanah liat luar, terdapat inkripsi dalam bahasa latin yang sekiranya memiliki arti:

"Pelayanan ini dipersembahkan untuk Pluto. Pencuri, jangan menyentuhnya.Tempat ini tidak diketahui karena ada didalam bumi. Maximus Olybius mempersembahkan ini dengan tepat. Benda ini disini sebagai pelindung dirinya dan kekayaanya. Cairan ini tidak bernilai selama istirahatnya"

Dalam Guci kecil berisi inskripsi:

"Pergilah dari sini, pergilah pencuri. Kau, yang berwajah dan berpakaian seperti mata-mata. Pergilah secepat merkurius, dengan topi dan caduceusnya. Tinggalkan persembahan hebat Maximus Olybius untuk Pluto"
Berdasarkan manifesto Fama Fraternatis, makam Christian Rosenkreuz, pendiri Persaudaraan Rosicrucian, dibuka 120 setelah kematiannya oleh orang desa. Didalamnya ditemukan lampu yang menyala terang, tapi saat orang itu semakin masuk dan tanpa sengaja menginjak sesuatu (mungkin pemicu) di lantai, Automaton didalam makam itu bergerak mekanis dan menghancurkan lampu tersebut dengan tongkat. Maka lampu itu tetap menjadi rahasia.

Dikatakan ada 2 lampu yang disimpan di Universitas Leyden. Tapi tidak ada info lebih lanjut mengenai benda ini disana.

Selain itu lampu ini ditemukan juga di makam tersegel dekat Memphis dan Kuil Brahmin di India, tapi ketika udara masuk, api mati dan membuat bahan bakar menguap. Ada yang mengatakan juga lampu abadi ditemukan di berbagai penjuru dunia.
(Lampu "Abadi" dari Jepang menggunakan sistem pompa udara)

Usaha - Usaha Memecahkan Misteri


Pada masa-masa ini, pengaruh abad pertengahan masih sangat besar dan masa sulit untu belajar dan meneliti, jadi banyak sekali orang yang menganggap suatu hal yang aneh dan misterius sebagai hasil kerja buatan Iblis.


Fransisco Torreblanco mempublikasikan buku teksnya pada tahun 1623, dimana dia bertanya "Apakah benda ini hasil kerja setan?", biarpun pada akhirnya dia berpendapat benda ini sebagai keajaiban alam. Dapat dibuat dengan bahan yang tepat dan penemu yang terampil.

Setelah Torreblanco dan beberapa ahli lain memikirkan masalah ini, menjadi sedikit ahli yang percaya akan benda ini dibuat oleh iblis. Biarpun beberapa ada yang skeptis, seperti Johannes Faber, Sir Kenelm Digby, Pierre Petit dan beberapa orang lainnya, yang berkesimpulan lampu seperti ini tidak ada. Ada juga yang berargumen orang yang menemukan lampu ini salah lihat, mereka sebenarnya melihat kilatan besi atau permata didalam makan yang gelap, dan salah mengidentifikasikannya sebagai api yang menyala.

Matematikawan Perancis Marin Mersenne (1588-1648), tidak hanya percaya akan lampu abadi ini, bahkan dia membuat resepnya. Sayangnya resepnya hilang, kemungkinan resep Mersenne mirip dengan resep dari Benedetto Mazzota (1653) yang membuat sumbu dari asbes dan minyak yang terbuat dari kotoran manusia.

Beberapa percaya lampu tersebut menggunakan sumbu dari Asbes, atau yang biasa disebut para Alkemis Salamander's Wool. Minyaknya juga menggunakan Produk Alkimia.

Athanasius Kircher, seorang Sarjana Yesuit berusaha mengekstraksi minyak dari asbes karena percaya benda itu tahan api dan mampu membuat lampu. Tapi setelah dua tahun percobaan tanpa hasil, dia mengatakan hal ini mustahil.

Pada tahun 1669, Alkemis Jerman Hennig Brand dari Hamburg menemukan zat berupa besi lunak yang dapat menyala dalam gelap. Zat ini yang kita sebut sebagai Fosfor.

Tahun 1674, Eksperimenter dan Naturalis Inggris, Robert Plot, melakukan studi tentang lampu ini. Awalnya dia mensurvei literatur abad 16 ke belakang dan menemukan cukup testimoni para saksi mata akan keberadaan lampu tersebut. Dari situ Plot berpikir, apa yang membuat sumbu itu tahan lama? Dulu dikatakan menggunakan asbes, tapi menurutnya besi biasa sudah cukup. Dia melakukan percobaan dengan kawat besi, yang gagal menahan api. Berikutnya dia menemukan penggunaan kawat emas yang tahan api dan tahan korosi.


Berikutnya bahan bakarnya, dia bertanya bahan apa yang digunakan? Tidak ada minyak, semurni apapun yang terbakar sekian lamanya untuk menyalakan api seribu tahunan. Dia mengira solusinya adalah sumber minyak besar di sekitar lampu. Jika makam dibuat disekitar sumber minyak, maka minyak akan cukup untuk ribuan tahun. Beberapa ahli juga berasumsi demikian.

Pertanyaan lain terpikir oleh Plot, bagaimana api bisa menyala dalam ruangan tertutup? biarpun oksigen belum di "temukan" pada masa itu, orang-orang sudah yakin pembakaran membutuhkan udara. Plot memutuskan, cahaya akan menyala hanya bila pintu dibuka. Bagaimana caranya? Kawat emas berimpregnasi dengan fosfor yang cukup untuk menyalakan lampu. Fosfor terkadang akan terbakar jika bertemu udara, terutama jika udara itu lembab. Ketika pintu makam dibuka, udara akan masuk dan menyalakan api, inilah teori Plot.

Tapi plot belum memecahkan misteri ini, tidak ada bukti lampu tersebut menggunakan fosfor, bahkan orang dulu pun belum mengenal fosfor, lagipula yang menjadi bahan bakar adalah cairan misterius dalam jumlah normal. Tidak ada sambungan pada sumber minyak atau gas yang pernah dilaporkan.

Resep Lampu Abadi ?

Ada resep lampu abadi dari Willy Schrodter, seorang peneliti Rosicrucian, inilah resepnya:


"Dibutuhkan bahan 1 1/2 Ounce Belerang dan 1 Ounce Alum Bakar. (1 Ounce = 28 gram)
dan menempatkan mereka dalam panci sublimasi setelah pencampuran menyeluruh. Tempatkan mulut panci mirip dengan mulut dengan ini dan segel ikatan ini dengan baik dengan semen tembikar. Panci dengan bagian dalam campuran diatur pada api batubara sehingga menjadi merah panas selama sekitar satu jam, dan massa tetap sublimasi diambil untuk dihancurkan oleh mortir. Setengah boraks murni  ditambahkan pada bubuk yang dihasilkan mortir dan kemudian dikurangi menjadi bubuk serupa dalam mortir. Bubuk ini ditempatkan dalam baskom kaca atau porselen dangkal dan ditutupi dengan etil Alkohol (High Rectified Spirit of Wine). Cekungan ini sekarang ditempatkan pada abu panas, yang ada di atas api batu bara di sebuah periuk kecil, dan alkohol dibiarkan menguap perlahan. Ketika benda ini agak menebal seperti minyak, sedikit bagiannya akan dibuang dan diletakkan pada selembar tembaga panas. Sekarang jika benda ini menjadi seperti lilin dan tanpa asap, maka sudah siap, tetapi, jika masih berasap,alkohol harus dituangkan lagi ke dalam baskom dan menguap seperti sebelumnya, dan proses ini harus diulang sampai sampel tidak lagi memancarkan asap saat diuji . Produk ini kemudian siap.


Sumbu sekarang akan dibuat, sekitar 2 inci panjangnya dan setebal bulu ayam besar. Bahan yang digunakan adalah asbes atau putih berserat gipsum (steatit) diikat dengan benang sutra. Benda yang sudah siap kemudian ditempatkan dalam gelas yang kuat, sumbu dimasukkan dan bahan yang tadi disimpan selama 24 jam di pasir panas. Sumbu ditarik ke atas lubang hingga hanya sedikit bagian sumbu terlihat dan tuang massa belerang panas, dan kaca ditempatkan di pasir panas sampai massa belerang mencair dan berkumpul di sekitar sumbu. Akhirnya, lampu yang telah disiapkan dengan cara ini akan menyala dengan cahaya dan ditempatkan di tempat di mana tidak akan terganggu. Kemudian akan terus membakar tanpa pernah mati."



Sebenarnya ada satu resep lagi dari H.P. Blavatsky dalam bukunya Isis Unveiled. Tapi karena resepnya sama dan lebih jelas buatan Willy, saya memilih Willy, jika ingin melihat silakan kunjungi web Sacred Text.


Api Abadi Modern


(Api Abadi "Tomb of Unknown Soldier")
Api abadi tidak hanya ada di zaman dulu, zaman sekarang api abadi banyak dibuat untuk kepentingan peringatan suatu kejadian. Tapi api ini tidak benar-benar abadi, api ini disuplai oleh saluran gas yang terdapat tidak jauh dari api, dan secara tersembunyi tempatnya., contohnya Api Abadi "Tomb of Unknown Soldier" di Rusia, dan Api abadi John F. Kennedy di Amerika. Ada juga api abadi alami yang terus tersuplai gas yang keluar dari bumi seperti Api Abadi di Mrapen, Jawa tengah dan "Pintu Neraka" di Turmeknistan



Penjelasan Yang Memungkinkan


Bishop John Wilkins, salah satu penemu Royal Society, mengatakan, Lampu terlihat saat pintu dibuka, dimungkinkan karena Fosforesens, yang merupakan produk alami dari pembusukan hewan dan tumbuhan. Cahaya kecil yang ditimbulkan cukup terang karena keadaan sekitar yang begitu gelap. Karena cahaya itulah, muncul kesan kalau cahaya itu berasal dari api. Tapi dia tidak mengatakan, selain karena bahan bakar, ada kemungkinan suplai udara masuk untuk melakukan pembakaran.Dengan adanya fosforesens, orang mengira "seni" membuat lampu telah ditemukan, tapi nyatanya kemampuan fosforesensi akan hilang setelah beberapa lama dalam kegelapan, dan perlu di ekpos lagi pada cahaya untuk mengaktifkan kembali pencahayaanya.

Jika dilihat dari cerita yang ada, sudah cukup aneh untuk keberadaan benda ini, dari Makam Pallas yang seharusnya tidak ada (Makam Pallas yang ada hanyalah Pallas seorang budak yang dibebaskan, bukan anak dari seorang raja troya). Semua nasib lampu sama, yaitu hancur atau mati. Tapi dari cerita, jenis lampu yang ada cukup bervariasi, dari ada yang tidak bisa mati oleh angin bahkan air, dan hanya bisa dimatikan dengan menghabiskan cairan bahan bakarnya, ada juga yang mati ketika bertemu udara. Kedua jenis ini bisa dibilang mustahil, api biasanya mati dikenai air atau angin. Dan jenis yang kedua, Api justru menyala bila bertemu udara, bukannya mati. Bahkan Api butuh udara untuk proses pembakaran, sedangkan dalam makam tersegel, udara yang ada akan habis untuk awal pembakaran lampu. Apakah benar seperti ini bendanya?

Beberapa pertanyaan lain muncul, mengapa tidak ditemukan lampu lagi? Apakah semua sudah terjarah habis? Harusnya jika lampu ini tersebar luas, masih akan ditemukan bahkan saat renaisans, apakah yang terjadi? Dari apakah benda tersebut dibuat? Adakah rahasia tak terlihat dari lampu itu?

Kita ketahui diatas ada beberapa deskripsi akan benda ini, yaitu Sumbu berasal dari Asbes (Zaman itu mayoritas mempercayai ini), Minyak belum jelas asalnya kemungkinan produk alkimia atau menggunakan minyak zaitun atau minyak biasa seperti lampu normal. Sebagian lampu tahan air dan angin, sebagian mati jika bertemu udara. Sebagian lagi ada yang ditutup rapat dalam tabung kaca.

Beberapa penjelasan yang memungkinkan:
- Lampu Abadi hanyalah kesalahan lihat saksi mata yang melihat kilatan cahaya batuan permata (Saksi mata melihat sekilas). Tapi ini tidak dapat menjelaskan api Maximus Olybius juga beberapa lampu lain seperti lampu Du Praz yang terlihat jelas sebagai lampu, juga lampu di Edessa/Antioch dan lampu-lampu lain yang terlihat langsung dan tidak sekilas.

- Lampu abadi yang dilihat adalah kejadian Fosforesensi, sama seperti penjelasan diatas, fosforesensi tidak dapat menjelaskan beberapa kasus. Ditambah lagi sifat fosforesensi yang jarang, dan juga orang zaman itu belum mengenal Fosfor.

- Ada lubang untuk suplai udara dan saluran suplai bahan bakar, ini adalah bukti yang paling mungkin menurut saya, karena lubang ini mudah dibuat secara tersembunyi pada makam, dapat dibuat di sudut yang jarang terlihat, membuat kesan ruang tertutup padahal berongga. Tapi hal ini meyangkal lampu yang mati jika kena udara. Untuk saluran suplai, beberapa ahli seperti Kircher dan lainnya mendukung teori ini, karena salurannya bisa disembunyikan dari penglihatan saksi mata. Tapi menyangkal lampu Du Praz dan Maximus Olybius yang portable.

Dari sumber pun, tipe lampu yang berlawanan akan menyulitkan dan membuat skeptisme. Karena jika kedua tipe ini benar-benar ada, itu berarti bahan yang digunakan berbeda. Atau jika semua tipe lampu sama, ada sumber cerita yang hoax. Entah dari bahan yang berbeda atau kesalahan sumber. Tapi semua cerita ini telah diterima dan masuk dalam berbagai buku serta sumber bahkan masuk koran. Keberadaan lampu ini telah diterima sebagian besar dan hampir lepas dari skeptisme, biarpun isi lampu itu sendiri meragukan.


(Koran Pittsburg, Post-Gazette, Rabu 11 Februari 1903)



Untuk Resep, belum diketahui kebenarannya karena belum ada laporan orang yang berhasil membuatnya. Mungkin kalian bisa mencobanya.

Sayangnya, semua lampu ini hancur, karena dianggap sebagai hasil buatan iblis. Jadi tidak bisa diteliti bahan-bahannya karena benda aslinya pun tidak ada. Sampai sekarang misteri ini masih diperdebatkan dan belum menemukan titik terang.



Sumber:
http://jelixxix-mysteryxx.blogspot.com/2012/07/misteri-everburning-lamp-lampu-kuno.html

Dagmar Lunarpage
Sacred Text
Above Topsecret
Harvestdream
Exocommunicate
Google Books: Ord-Hume, Arthur W.J.G. Perpetual Motion: History Of An Obsession. Kempton,Illinois, USA: Adventures Unlimited Press

Sunday, March 9, 2014

Sekarang Islam Jadi Agama Terbesar di Dunia, Akibat Pesatnya Umat Kristen Hijrah ke Islam


1525451_10201370061158154_611897911_n
Beberapa waktu yang lalu seorang pendeta Katolik Roma, Peter Turkson menyebabkan kegemparan di negara para uskup. Dia menayangkan film berdurasi tujuh menit mengenai demografi muslim tersebut diputar saat acara diskusi bebas dalam pertemuan internasional yang mengumpulkan 262 uskup.
Turkson, seorang warga negara Ghana, salah seorang cardinal berbasis di Vatikan telah menyulut kekhawatiran diantara para uskup. Islam pun kemudian menjadi desas-desus perbincangan dalam diskusi tersebut.
“Islam menjadi kunci perbincangan,” ujarnya. Sementara itu, Tarkson tak dapat dihubungi terkait alasannya memutar video tersebut saat pertemuan Vatikan. Mengingat konferensi tersebut justru membahas bagaimana mengembalikan umat katholik yang murtad di beberapa negara maju.

INI ADALAH VIDEO YANG TELAH MENGGEMPARKAN VATIKAN !


HARI INI… PERISTIWA ITU TERJADI.. 
ISLAM MENJADI AGAMA TERBESAR DI DUNIA MELAMPAUI KRISTEN !
ALLAHUAKBAR !!!!
Berbagai macam cara di lakukan oleh misionaris untuk mengkristenkan dunia (Islam), baik dengan cara halus maupun dengan cara kekerasan (penjajahan). Hampir sebagian besar negara-negara Islam pernah dijajah oleh penjajahan kristen (Inggris, Prancis, Belanda, Portugal, Amerika, dll). Para misionaris Kristen tersebut biasa mendompleng para penjajah untuk misi menyebarkan agama kristen lewat semboyan Gold, Glory, Gospel (menyebarkan agama Kristen).Selama berabad-abad mereka mencurahkan segala kemampuan yang mereka miliki untuk MENGKRISTENKAN DUNIA (Islam), tapi misi mereka GAGAL TOTAL ! Mereka mempunyai rencana untuk memadamkan cahaya Islam, tapi Allah SWT adalah pembuat rencana terbaik.. Maha benar Allah dengan segala firmannya :
“Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al Qur’an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.” (QS. At Taubah, 9: 32-33)
Kesadaran umat manusia di muka bumi terus meningkat untuk hijrah menuju kedamaian Islam. Tahun 2013, dari 7.021.836.029 jiwa penghuni bumi, 22.43 persen di antaranya adalah pemeluk Islam. Peringkat kedua,  penganut Katolik hanya 16,83 persen.
Salah satu faktor pesatnya kenaikan populasi umat Islam adalah pesatnya penganut agama lain yang hijrah menjadi pemeluk Islam di Eropa, Amerika dan Australia. Pemeluk Kristen semakin tidak meyakini kebenaran ajaran agama mereka, sebaliknya keyakinan pemeluk Islam terhadap kebenaran agama mereka semakin meningkat. Tak heran jika di Amerika, sekitar 200.000 orang setiap tahunnya pindah dari agama Kristen ke agama Islam.
Selama ini, dalam tulisan-tulisan atau ceramah-ceramah, selalu diklaim bahwa Kristen adalah agama terbesar di dunia. Hari ini, klaim itu sudah tidak berlaku lagi. Karena perkembangan agama dunia sudah menunjukkan hal yang lain. Mari kita cermati fakta-fakta berikut ini:
Pertama, Jumlah penduduk dunia (2013) adalah 7.021.836.029. Sebaran menurut agama adalah: Islam 22.43%, Kristen Katolik 16.83%, Kristen Protestan 6.08%, Orthodok 4.03%, Anglikan 1.26%, Hindu 13.78%, Budha 7.13%, Sikh 0.36%, Yahudi 0.21%, Baha’i 0.11%, Lainnya 11.17%, Non Agama 9.42%, dan Ateis 2.04% (www.30-days.net).
Bahkan dikatakan bahwa jumlah pemeluk Islam pada 2012 adalah 2.1 milyar. Sedangkan jumlah pemeluk Kristen dan Protestan adalah 2 milyar . Sehingga Islam saat ini, kendati dibandingkan dengan pemeluk Kristen dan Protestan sekalipun, sudah menjadi agama terbesar di dunia (http://www.religiouspopulation.com/). Subhanallah!!
Kedua, Penduduk dunia (2011) tumbuh 137% dalam satu dekade terakhir, di mana Kristen tumbuh sebanyak hanya 46%, sebaliknya,  Islam tumbuh sebanyak 5 kali lipatnya: 235%. (The Almanac Book of Facts, 2011). Dikatakan, bila tren pertumbuhan ini terus berlangsung, diperkirakan pada tahun 2030, 1 dari 3 penduduk dunia adalah orang Islam. (www.muslimpopulation.com).
Ketiga, Dilihat per benua, menurut data UN (2012), sejak tahun 1989 sampai tahun 2012, perkembangan jumlah pemeluk agama Islam yang paling cepat terjadi di Australia  dan Oceania/Pacific 257.01%; kemudian berturut-turut diikuti oleh Eropa 142.35%; Amerika 25%; Asia 12.57%; Afrika 2.15%; dan Amerika Latin 4.73% (www.30-days.net).
Keempat, Menurut The Almanac Book of Facts (2011), dalam sepuluh tahun terakhir, penduduk dunia bertambah sebanyak 137%. Di mana pemeluk agama Kristen bertambah sebanyak 46%. Sedangkan pemeluk agama Islam bertambah sebanyak 235% (www.geocities.com).
Sehingga disimpulkan bahwa Islam adalah agama dengan pertumbuhan pemeluk yang tertinggi di dunia, setiap tahunnya. Antara 1990 sampai 2000, diperkirakan sekitar 12.5 juta orang dari berbagai agama, pindah ke agama Islam. (Guinness Book of World Records, 2011).
Perkembangan Islam yang sangat cepat ini disebabkan oleh dua faktor penting:
1. Tingkat kelahiran (fertility rate) yang tinggi di negara-negara dengan mayoritas penduduk Muslim.
2. Jumlah orang-orang yang hijrah (conversion) dari agama lain ke agama Islam yang juga tinggi, terutama di Amerika, Eropa dan Australia dalam 20 tahun terakhir (The Almanac Book of Facts, 2011).Penyusutan jumlah pemeluk Kristen di sebabkan oleh beberapa hal :
1. Tingkat kelahiran anak negara-negara Kristen sangat rendah.
2. Ketidakpercayaan sebagian Umat Kristen (yang mau menggunakan akal pikirannya) terhadap Doktrin-doktrin Kristen yang TIDAK SESUAI DENGAN AKAL SEHAT ! (Baca : 200 Pendeta Murtad Masal karena STRES memikirkan doktrin Kristen yang tidak sesuai dengan akal sehat manusia)
3. Banyaknya kasus SKANDAL PELECEHAN SEKSUAL yang di lakukan oleh PENDETA/ PASTUR/ PETINGGI GEREJA, menyebab banyak jemaah Kristen yang tidak percaya lagi dengan gereja. (Baca : Skandal Seks Para Pemimpin Gereja)
    …Menurut CNN, pemeluk Kristen semakin tidak meyakini kebenaran ajaran agama mereka. Sebaliknya, keyakinan pemeluk Islam terhadap kebenaran agama mereka semakin meningkat…
Menurut hasil poll (2012) di Amerika, diketahui sekitar 200.000 orang setiap tahunnya pindah dari agama Kristen ke agama Islam. (www.usislam.org)
Sebuah studi oleh Faith Matters (2011) di Inggris, diketahui bahwa dalam 10 tahun terakhir, diperkirakan jumlah orang Inggris yang pindah dari agama lain (Kristen) menjadi pemeluk agama Islam adalah sebanyak 5.000 orang setiap tahun (http://insideislam.wisc.edu).
Terkait dengan perkembangan Islam yang cepat ini, menurut CNN, pemeluk Kristen semakin tidak meyakini kebenaran ajaran agama mereka. Sebaliknya, keyakinan pemeluk Islam terhadap kebenaran agama mereka semakin meningkat.
Di Indonesia tidak diketahui dengan pasti jumlah semua muallaf. Namun pemeluk agama lain yang pindah ke agama Islam merupakan fenomena sosial yang nyata dan trennya terus meningkat. Diperkirakan setiap tahun muallaf bertambah 10 sampai 15% (Syafii Antonio).
Sebagai contoh, dari sekian banyak muallaf di Indonesia, 7 orang terkenal  yang sudah pindah ke agama Islam adalah: Sandrina Malakiano,  Marini, Chicha Koeswoyo, Syafii Antonio, Bob Hasan, W.S. Rendra, dan El Manik.

Di dunia, 7 orang di antara jutaan muallaf yang namanya relatif dikenal adalah: Yusuf Islam (Penyanyi Inggris), Muhammad Ali (petinju Amerika), Yusuf Estes (Pengkhotbah Kristen, Amerika), Murad Hofmann (Diplomat, Jerman), Muhammad Assad (Wartawan Internasional, Austria), Selma A. Cook (Penulis, Australia), dan Jeffery Lang (Profesor matematika, Amerika).
Tingginya jumlah orang yang menjadi muallaf, mendongkrak berkembangnya Islam menjadi lebih pesat lagi. Di Jerman, pernah terjadi sebanyak 1.250 orang non-Muslim yang menghadiri dakwah muallaf Amerika, Yusuf Estes, mengambil keputusan untuk menjadi Muslim dan  bersyahadat langsung di hadapan beliau. [heri ruslan/rpb]
Subhanallah..
Allahuakbar !
Walaupun orang kafir gencar memfitnah, kebenaran Islam tidak bisa ditutupi..
Sumber :
 
http://cahyaimancahayakebenaranislam.wordpress.com/2014/01/25/allahu-akbar-sekarang-islam-jadi-agama-terbesar-di-dunia-akibat-pesatnya-umat-kristen-hijrah-ke-islam/


Tuesday, February 4, 2014

Why pork is Haram in Islam? Scientific Answers

15 Things You Must Know About Pigs:


1) A pig is a real garbage gut. It will eat anything including urine, excrement, dirt, decaying animal flesh, maggots, or decaying vegetables. They will even eat the cancerous growths off other pigs or animals.

2) The meat and fat of a pig absorbs toxins like a sponge. Their meat can be 30 times more toxic than beef .

3) When eating beef or venison, it takes 8 to 9 hours to digest the meat so what little toxins are in the meat are slowly put into our system and can be filtered by the liver. But when pork is eaten, it takes only 4 hours to digest the meat. We thus get a much higher level of toxins within a shorter time.

4) Unlike other mammals, a pig does not sweat or perspire. Perspiration is a means by which toxins are removed from the body. Since a pig does not sweat, the toxins remain within its body and in the meat.

5) Pigs and swine are so poisonous that you can hardly kill them with strychnine or other poisons.

6) Farmers will often pen up pigs within a rattlesnake nest because the pigs will eat the snakes, and if bitten they will not be harmed by the venom.

7) When a pig is butchered, worms and insects take to its flesh sooner and faster than to other animal's flesh. In a few days the swine flesh is full of worms.

8) Swine and pigs have over a dozen parasites within them, such as tapeworms, flukes, worms, and trichinae. There is no safe temperature at which pork can be cooked to ensure that all these parasites, their cysts,and eggs will be killed.

9) Pig meat has twice as much fat as beef. A 3 oz T bone steak contains 8.5 grams of fat; a 3 oz pork chop contains 18 grams of fat. A 3 oz beef rib has 11.1 grams of fat; a 3 oz pork spare rib has 23.2 grams of fat.

10) Cows have a complex digestive system, having four stomachs. It thus takes over 24 hours to digest their vegetarian diet causing its food to be purified of toxins. In contrast, the swine's one stomach takes only about 4 hours to digest its foul diet, turning its toxic food into flesh.

11) The swine carries about 30 diseases which can be easily passed to humans. This is why God commanded that we are not even to touch their carcase (Leviticus 11:8).

12) The trichinae worm of the swine is microscopically small, and once ingested can lodge itself in our intestines, muscles, spinal cord or the brain. This results in the disease trichinosis. The symptoms are sometimes lacking, but when present they are mistaken for other diseases, such as typhoid, arthritis, rheumatism, gastritis, MS, meningitis, gall bladder trouble, or acute alcoholism.

13) The pig is so poisonous and filthy, that nature had to prepare him a sewer line or canal running down each leg with an outlet in the bottom of the foot. Out of this hole oozes pus and filth his body cannot pass into its system fast enough. Some of this pus gets into the meat of the pig.

14) According to Jewish law, pork is one of a number of foods forbidden from consumption by Jews. These foods are known as "non-kosher" foods. In order for a meat to be kosher, it must first come from a kosher animal. A kosher animal must be a ruminant and have split hooves - therefore cows, sheep, goats and deer are all kosher, whereas pigs (having only one sign of kashrut) are not kosher.

15) Qur'an, Holy book of Muslims also prohibits consumption of pork.

"He has made unlawful for you that which dies of itself and blood and the flesh of swine and that on which the name of any other than Allah has been invoked. But he who is driven by necessity, being neither disobedient nor exceeding the limit, then surely, Allah is Most Forgiving, Merciful." Quran 2:173
- See more at: http://medilinks.blogspot.com/2013/04/why-pork-is-haram-in-islam-scientific.html#sthash.uIYZWbyL.dpuf